27 Mar

Keanggotaan

E-mail Cetak PDF

Keanggotaan

Keanggotaan KNI-BB terdiri dari Anggota Kehormatan, Anggota Biasa / Perorangan, dan Anggota Badan. Anggota kehormatan KNI-BB saat ini adalah Dr. Ir. Suyono Sosrodarsono dan Prof. Dr. Ir. Soenarno, Dipl.HE. Dr. Ir. PK Haryasudirdja (Alm) sebelumnya juga salah satu anggota kehormatan KNI-BB.

Jumlah Anggota yang tercatat sampai dengan 31 Desember 2011 sebanyak 975 Anggota Biasa / Perorangan dan 39 Anggota Badan.

Anggota Biasa / Perorangan KNI-BB terdiri dari profesional yang bergerak di berbagai kegiatan yang berkaitan dengan bendungan besar, yaitu antara lain: Perencana teknis dan pengawasan pelaksanaan, Peneliti dari perguruan tinggi dan lembaga lain, Pelaksana pembangunan bendungan besar, Profesional yang berkecimpung dalam operasi dan pemeliharaan bendungan besar, dan Profesional yang bergerak sebagai supplier peralatan berat yang diperlukan pada pembangunan dan operasi bendungan besar.

Anggota Badan terdiri dari para Pemilik / Pengelola Bendungan, Konsultan, Kontraktor, dan lain-lain. Pada umumnya Anggota Biasa / Perorangan adalah juga merupakan para Pejabat/Profesional/Staf dari Anggota Badan.

MANFAAT

MANFAAT

KNI-BB merupakan anggota dari ICOLD, keikutsertaannya pada organisasi induk akan sangat bermanfaat khususnya dalam memperoleh informasi terkini tentang aspek teknis/lingkungan-hukum-finansial mengenai pembangunan dan pengelolaan bendungan besar didunia, melalui keikutsertaan dalam kegiatan rutin ICOLD dan publikasi ICOLD antara lain bulletin dan proceeding.

Melalui buletin, jurnal dan kegiatan seminar tahunan, KNI-BB mengupayakan perkembangan teknologi bendungan dapat disebarluaskan kepada para anggotanya dan peluang ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para anggota untuk meningkatkan profesionalisme di bidang bendungan besar.

Sertifikasi Keahlian Bendungan Besar kepada para anggota oleh KNI-BB yang telah memperoleh akreditasi dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), akan merupakan nilai tambah bagi pengakuan kompetensi para anggota KNI-BB dalam menunjang pelaksanaan tugas profesinya, disamping mereka merupakan aset Anggota Badan yang sangat berharga yang dapat menaikkan sinergi dan citra Anggota Badan.

Perpustakaan KNI-BB juga merupakan sumber informasi bagi para anggota dan sampai saat ini memiliki kurang lebih 800 judul buku antara lain terdiri dari : Publikasi ICOLD, Kumpulan seminar / lokakarya, Perundang-undangan, Peraturan Pemerintah.

HARAPAN

HARAPAN

Potensi sumber daya air yang bermanfaat multi guna merupakan peluang bagi para profesional bendungan untuk tetap menguasai, menekuni dan mengembangkan serta mengamalkan ilmu dan teknologi bendungan besar, hal ini dapat disalurkan melalui penulisan karya ilmiah yang dipresentasikan didalam seminar, penulisan didalam buletin atau jurnal KNI-BB.

Seminar Nasional Bendungan Besar diselenggarakan dengan harapan menjadi pertemuan rutin antara sesama Anggota KNI-BB, disisi lain diharapkan para Anggota Biasa maupun Anggota Badan atau para Pemilik/Pengelola Bendungan, Kontraktor, Konsultan dan para Profesional yang berkecimpung dan menekuni bidang bendungan, dapat mengalihkan perkembangan ilmu dan teknologi bendungan kepada Anggota KNI-BB lainnya.

Meskipun masih ada sebagian anggota yang belum berperanserta aktif dalam kegiatan-kegiatan KNI-BB, khususnya pada Komisi-Komisi Teknis, diharapkan tidak akan menyebabkan berkurangnya peran KNI-BB sebagai wadah para profesional dalam pengembangan ilmu dan peningkatan mutu keahlian bendungan besar.

Di sisi lain KNI-BB yang merupakan wadah dari organisasi profesi dituntut untuk dapat menampung dan sekaligus menyalurkan aspirasi pada anggotanya melalui kegiatan-kegiatan pertemuan ilmiah/seminar/lokakarya secara rutin dan berkelanjutan, agar dimasa datang organisasi KNI-BB tetap berperan. Dalam hal ini peran serta dari para Anggota Biasa / Perorangan maupun Anggota Badan sangat diharapkan guna terus mengaktifkan program kegiatan di organisasi KNI-BB.

Anggota KNI-BB yang telah bersertifikat keahlian bendungan besar akan mempunyai nilai tambah, dan diharapkan akan mendapat pertimbangan khusus dari para pengguna jasa. Sedangkan bagi penerima sertifikat, hal ini merupakan pengakuan akan kompetensinya sesuai Undang-Undang.

Guna menjaga kelangsungan organisasi KNI-BB dalam mengupayakan pencapaian tujuan, sangat diharapkan kepada para Anggota Biasa/Perorangan maupun Anggota Badan untuk ikut berperan aktif dalam mendukung perputaran roda organisasi, salah satunya yaitu dengan tetap berperan serta membayar iuran tahunan. Kepada para Anggota Biasa / Perorangan maupun Anggota Badan dan telah secara aktif memenuhi kewajibannya, Komite Eksekutif menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan dimasa mendatang diharapkan tetap memegang komitmennya untuk terus mendukung keberadaan dan kelancaran organisasi KNI-BB.

PROGRAM & KEGIATAN KNI-BB

PROGRAM & KEGIATAN KNI-BB

Program KNI-BB disusun dalam rangka ikut berperan serta dalam pengembangan ilmu serta peningkatan mutu keahlian dan tanggung jawab para anggotanya, dalam penguasaan dan pemanfaatan keahlian teknologi Bendungan Besar. Hal ini dilakukan dengan mendorong para anggota KNI-BB untuk menguasai, mengembangkan dan meningkatkan profesi bidang perancangan, pembangunan dan pengoperasian & pemeliharaan Bendungan Besar dan kemudian proaktif melakukan alih teknologi melalui media informasi, seminar/workshop dan kegiatan lain yang relevan.

Program Kerja KNI-BB meliputi:
  1. Bidang Pengembangan Organisasi
    • Menyelenggarakan RAT dan RAB bersamaan dengan Seminar Nasional Bendungan Besar bekerjasama dengan Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU maupun PT. PLN (Persero).
    • Penerbitan buletin dalam rangka penyebarluasan informasi mengenai kegiatan organisasi dan perkembangan teknologi bendungan besar.
    • Melanjutkan pendataan Anggota Perorangan per Instansi/Perusahaan dan penerbitan Kartu Tanda Anggota Perorangan serta Sertifikat Anggota Badan.
    • Menyelenggarakan Sertifikasi Keahlian Bendungan Besar bagi Anggota KNI-BB termasuk anggota KE, besama BSA KNI-BB.
    • Meningkatkan penyelenggaraan operasional keskretariatan KNI-BB.
    • Menyelenggarakan rapat-rapat rutin KE, Pengurus Harian KE, Pengurusn BSA KNI-BB dan rapat lainnya.
    • Melakukan upaya-upaya yang efektif dalam penarikan dan pembayaran Anggota Perorangan dan Anggota Badan.
    • Melakukan pembinaan website KNI-BB.
    • Meningkatkan networking dengan anggota melalui e-mail (mailing list)
    • Melakukan pembinaan dan melengkapi perpustakaan KNI-BB antara lain buku-buku yang terkait bendungan besar.
  2. Bidang Hubungan Internasional
    • Mengupayakan agar KNI-BB tetap dapat mengirimkan wakilnya dalam Pertemuan Tahunan/Annual/Executive Meeting ICOLD.
    • Mengupayakan agar KNI-BB dapat mengirimkan wakilnya dalam pertemuan internasional terkait Bendungan.
    • Mengaktifkan KNI-BB dalam kegiatan sejenis untuk lingkup regional melalui pertemuan Asia Pasific Chapter/pertemuan Pengurus ICOLD se Asia Pasific, langkah awal dengan komunikasi melalui website KNI-BB.
    • Networking atau penyebarluasan informasi mengenai kegiatan pembangunan bendungan di Indonesia antara lain dengan World Atlas dan Hydropower and Dams.
    • Mempersiapkan keikutsertaaan KNI-BB pada Annual Meeting ke 80 ICOLD di Kyoto, Jepang tahun 2012 dalam rangka usulan penyelenggaraan Annual Meeting ke 82 ICOLD di Bali tahun 2014.
  3. Bidang Komisi - Komisi
    • Konsolidasi organisasi dan evaluasi dalam rangka mengaktifkan Komisi-Komisi sesuai kegiatan masing-masing dan merencanakan Program Kerja.
    • Mengaktifkan Komisi agar berperan aktif dalam kejadian-kejadian yang dirasakan langsung oleh masyarakat serta memberikan masukan langsung kepada Pemerintah.
    • Melanjutkan penyusunan Pedoman tentang Penyusunan dan Penerbitan Daftar Bendungan Besar di Indonesia berdasar standar KNI-BB/INACOLD.
    • Dalam rangka menjadikan KNI-BB sebagai Center of Dam Studies dilakukan peningkatan Komisi-Komisi di KNI-BB agar dapat memberikan pelayanan dan solusi mengenai permasalahan bendungan.
    • Mendorong partisipasi Komisi-Komisi KNI-BB yang wakilnya terdaftar sebagaii anggota Komisi sejenis di ICOLD untuk aktif baik secara off site berupa pengiriman makalah atau memberikan komentar terhadap makalah ICOLD antara lain melalui website KNI-BB, maupun secara on site melalui kehadiran langsung di Technical Committee Meeting ICOLD.
    • Mengaktifkan kesadaran masyarakat (public awareness) terhadap bendungan bekerjasama dengan media cetak dan elektronik, serta pendidikan (education) dengan Perguruan Tinggi.
  4. Bidang Hubungan Antar Lembaga
    • Mendukung proses penyelesaian RPP tentang Bendungan.
    • Partisipasi dalam Munas LP JKN, Majelis Pertimbangan LP JKN, Kelompok Unsur Asosiasi Profesi LP JKN.
    • Partisipasi dalam Forum Jasa Konstruksi Nasional.
    • Partisipasi dalam dewan SDA Nasional.
    • Partisipasi dalam Komisi Keamanan Bendungan (KKB).
    • Partisipasi dalam Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP).
    • Partisipasi dalam Sekretariat Kemitraan Air Indonesia (KAI).
    • Partisipasi dalam peringatan Hari Air Sedunia (HAD).
    • Mendukung kerjasama dengan Balai Bendungan dan Puslitbang SDA dalam informasi bendungan.
    • Mendukung kerjasama dengan Perguruan Tinggi atau Lembaga lain dalam penyelenggaraan pertemuan ilmiah.
  5. Bidang Pelatihan dan Diseminasi
    • Bersama BSA KNI-BB menyelenggarakan pelatihan untuk sertifikasi keahlian bendungan besar antara lain di lingkungan PLN, BBWS, BWS, PJT I, PJT II, Konsultan dan Kontraktor.
    • Pelatihan pengawas lapangan bendungan.
    • Penyebarluasan informasi di bidang bendungan melalui publikasi berkelanjutan di bidang bendungan besar dan dokumentasi pelaksanaan pembangunan, kerjasama dengan Balai Bendungan dan Puslitbang SDA.
    • Diseminasi dalam rangka mengaktifkan kesadaran masyarakat mengenai pembangunan bendungan.
    • Diseminasi dalam rangka mengaktifkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengetahuan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan untuk menjaga kelangsungan usia layan bendungan antara lain berdasarkan pengembangan atau kegiatan ilmiah yang dilakukan oleh anggota KNI-BB.
  6. Bidang Pertemuan Ilmiah
    • Menyelenggarakan Seminar Nasional Bendungan Besar bersamaan dengan RAT dan RAB.
    • Mengupayakan agar KNI-BB dapat mengirimkan wakilnya dalam pertemuan ilmiah terkait pembangunan dan pengelolaan bendungan baik yang bersifat nasional maupun internasional.
    • Menyelenggarakan pertemuan ilmiah di bidang bendungan bekerja sama dengan Pemilik Bendungan atau Instansi terkait.
    • Menghadiri International Symposium.

PENDANAAN

Pendanaan

Sebagai organisasi profesi nirlaba yang menghendaki roda organisasi dapat berjalan sesuai harapan, sampai saat ini KNI-BB menghimpun dana berupa iuran tahunan dari para Anggota Biasa/Perorangan sebesar Rp 100.000,-/tahun dan Anggota Badan yang terdiri dari para Pemilik/Pengelola Bendungan sebesar Rp 1.000.000,- untuk bendungan ke-1 dan Rp 500.000,- setiap bendungan berikutnya, sedangkan untuk Kontraktor Rp 1.000.000,-/tahun dan Konsultan Rp. 500.000,-/tahun selain juga diperoleh dari Pemerhati Bendungan Besar atau melalui penyelenggaraan seminar tahunan dan kegiatan lainnya.

Sebagai anggota ICOLD, setiap tahun KNI-BB diharuskan membayar iuran wajib yang saat ini sebesar Euro 3,794 atau sekitar Rp 50 juta. Besarnya iuran ke ICOLD didasarkan dari perhitungan jumlah bendungan besar (kriteria tinggi > 15 m, atau tinggi < 15 m namun volume tampungan air > 1 juta m kubik) yang telah beroperasi di Indonesia dan setiap tahun dilaporkan ke ICOLD, dan saat ini dilaporkan berjumlah 128 buah, yang sekitar 75% dimiliki oleh Departemen Pekerjaan Umum, selebihnya oleh PT PLN (Persero), Otorita, dan swasta.

Pada kurun waktu 1951-1966 pembayaran iuran ke ICOLD diselesaikan oleh Departemen Luar Negeri dan sejak 1967-1971 pembiayaannya dipenuhi oleh anggaran Perusahaan Negara Jatiluhur. Mulai tahun 1972 pembiayaan operasional KNI-BB dipenuhi sendiri dari iuran Anggota Biasa / Perorangan maupun Anggota Badan dan juga dari Pemerhati Bendungan Besar, dan hasil kegiatan seminar tahunan serta kegiatan lainnya. Dengan upaya yang dilakukan dan dukungan dari Departemen Pekerjaan Umum, mulai tahun 2006 pembayaran iuran ke ICOLD dicukupi dari anggaran Departemen Luar Negeri.

KENDALA

Peran serta sebagian Anggota Biasa/Perorangan maupun Anggota Badan untuk membayar iuran masih belum menggembirakan, selain itu belum ditemukan metode panarikan yang efektif, meskipun telah berulang kali dilakukan himbauan-himbauan, juga melalui buletin KNI-BB.

Belum aktifnya sebagian besar kegiatan Komisi-Komisi mengakibatkan produk nya KNI-BB yang bisa langsung dimanfaatkan oleh pengguna jasa belum menampakkan hasilnya. Dalam jangka panjang kondisi seperti ini akan bisa berakibat merugikan upaya peningkatan keahlian bendungan besar dan keberadaan organisasi KNI-BB.